LOIMULOHI, KULINER TRADISIONAL FINLANDIA

Terbaru1 Dilihat

Kuliner tradisional itu makanan atau hidangan yang diwariskan turun-temurun dan menjadi ciri khas suatu daerah. Menggunakan  resep dan teknik memasak setempat serta bahan-bahan lokal.

Punya cita rasa yang khas, keanekaragamannya mencerminkan kekayaan alam dan budaya setempat.

Finlandia punya satu olahan tradisional ikan salmon atau “trout yang khas. Dinamakan “Loimulohi” banyak ditemukan di pasar terbuka dan festival musim panas.

Cara mengolahnya pun cukup sederhana. Ikan salmon yang di fillet dipakukan pada papan kayu. Bumbu pun sederhana menggunakan garam, merica, atau olesan campuran madu, sirup maple, dan kulit jeruk.

Dipanggang dengan diposisikan secara vertikal di dekat api terbuka, sehingga menghasilkan ikan yang sangat empuk dan beraroma asap yang sedap.

Salmon, habitatnya di perairan dingin. Banyak di Samudra Pasifik dan Atlantik yang bersuhu di bawah 20 derajat celcius.  Disebut juga
sebagai ikan “anadromous” yaitu ikan yang hidup di laut tetapi kembali ke sungai air tawar untuk bertelur. Siklus hidup ini membuat salmon menjadi salah satu spesies yang paling menarik dalam dunia biologi laut.

Kandungan proteinnya berkualitas tinggi. Kaya akan omega-3 EPA dan DHA, yang penting untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan peradangan, dan mendukung fungsi otak. Juga vitamin D, vitamin B12, serta selenium. Baik untuk meningkatkan imunitas dan metabolisme tubuh.

Norwegia adalah negara penghasil salmon terbesar di dunia, terutama salmon Atlantik hasil budidaya. Disusul oleh Chile. Hasil produksinya diekspor ke berbagai negara diantaranya Amerika Serikat dan Asia. Kanada, Skotlandia, dan Rusia turut berkontribusi dalam industri salmon global, meski dengan skala produksi yang lebih kecil.

Indonesia punya cakalang Fufu atau ikan asar. Bisakah juga dikembangkan menyeruak Pasar Dunia?  Masalahnya bukan terletak pada bisa atau tidak. Tetapi mau atau tidak.
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)

Tinggalkan Balasan