Tubuh itu ibarat taman.
Setiap hari butuh rawatan.
Benih kesehatan ditanam lewat makanan.
Makanan Bergizi pupuk yang menyehatkan. Dipenuhi dari sayuran dan buah-buahan.
Air putih “hujan” berkat yang dicurahkan.
Menambah suburnya kebugaran dan kekuatan.
Namun bukan saja hanya terkadang.
Tapi sering jadi kebiasaan buruk yang datang bertandang.
Bagai gulma merusak tatanan kesehatan yang meradang.
Lidah memang lekat dengan selera bagai sahabat setia yang taat memilih apa yang dimakan.
Seakan rasa kenyang tak pernah akan hilang.
Ketika memilih makan dengan bijak, sebenarnya itu sedang merawat musim dalam diri kelak
membiarkan bunga energi tumbuh bersemi
Buah kesehatan ranum merebak
Menghias hari tua jelak
Jagalah taman itu dengan sunguh-sunguh
Sebab di sanalah hidup berteduh, dan masa depan senyap bertunas penuh
Karena itu rajutlah hari esok menghias masa depan
Di setiap suapan
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)













