Menulis Berawal dari Sebuah Ide
#Menulis Kesulitan Menulis
Menulis berawal dari sebuah ide, ketiadaannya Kita tidak akan bisa menulis. Kalau tidak ada ide apa yang mau ditulis. Menulis saja sudah merupakan ide.
Menulis sebuah keterampilan dan bakat, kenapa bisa seperti itu? Pada hakekatnya Tuhan sudah memberikan kemampuan ( bakat) yang tertanam dalam jiwa manusia. Kemampuan/ bakat akan keluar menampakkan diri menjadi sebuah keterampilan jika ditarik ke luar. Dengan apa menariknya? Pendidikan.
Pendidikan akan mampu mewujudkan karakter-karakter yang terpenjara di dalam ide. Ide akan muncul jika kita mau berusaha mewujudkannya.
Kenapa Kita bingung untuk menulis? Alasan yang sering didapati karena tidak punya ide , penulis bingung memulainya, dari mana penulis harus memulai dan mengakhiri, dan lainnya. Penulis pikir argumen-argumen di atas bukan suatu alasan yang tepat.
Permasalahannya bukan itu, semua orang bisa menulis, jika menulis itu bisa dilakukan oleh orang banyak, artinya Kita juga bisa melakukannya. Terus permasalahannya apa? Cukup sederhana, karena Kita belum memiliki dan memahami pengetahuan tentang menulis, jika Kita tahu dan paham Kita pasti bisa.
Terus apa yang dilakukan? Ya, belajar kepada orang yang bisa dan bergabunglah dengan kelompok itu. Tahap demi tahap Kita akan bisa. Agar keterampilan menulis semakin bagus dan indah, maka Kita terus berlatih dan berlatih. Ala bisa itu karena biasa.
Menulis pasti dimulai dengan ide, Kita tidak akan pernah bisa menulis jika tidak punya ide. Karena Tuhan sudah memberikan sarana berupa panca indera kepada manusia, dengan panca indera kita bisa menemukan ide.
Dengan melihat kita bisa menulis, dengan mendengar Kita bisa menulis, dengan merasa kita bisa menulis, dengan meraba kita bisa menulis, dan dengan mencium kita bisa menulis.
Berkembangnya ide-ide selanjutnya adalah akibat kita bersosialisasi dengan lingkungan, darinya kita mempunyai pengalaman yang memperkaya tulisan kita.
Membaca, semakin kita banyak membaca –buku, kitab, koran, artikel orang lain, karya ilmiah dan lainnya –semakin banyak pengetahuan-pengetahuan yang didapati.
Agar tulisan semakin bagus, bagaimana caranya? Perbanyaklah latihan menulis. Semakin sering menulis, lambat-laut tulisan menjadi indah.
Terus menulis apa? Menulislah yang sederhana dahulu dan mudah. Seperti apa? Tulis memori kita, pengalaman kita yang paling istimewa. Misal, pengalaman belajar kita dari mulai SD sampai Perguruan tinggi, perjalanan pulang kampung, dan lainnya . Mudahkan!
Bagaimana dengan tanda baca? Biarkan saja dahulu, nanti dengan sendirinya kita bisa.
Jangan nunggu pintar baru Menulis, tetapi Menulis dahulu nanti menjadi pintar.
Mulailah menulis, mulailah dari yang sederhana. Ide-ide banyak bertebaran di sekitar kita. Yakinlah kita pasti bisa!!!










