Lindungi Anak Kita dari Bahaya Gadjet

Terbaru615 Dilihat

Lindungi Anak Kita dari Bahaya Gadjet

Saat pandemi  covid, kedekatan anak pada gedjet tampaknya lebih dekat daripada ke ayah bundanya. Gimana cara memberikan kesadarannya pada anak-anak kita ?

Anak-anak kita adalah anak-anak kelompok yang rentan terhadap berbagai kejahatan digital. Tidak semua orang baik ada dalam dunia digital kita. Salah satunya adalah jangan biarkan anak-anak kita mengumbar data pribadi di media digital atau media sosial. Hal itu merupakan tugas kita sebagai guru dan orang tua. Kita awasi dan kita damping saat anak-anak kita menggunakan gedjetnya.

Supaya aman apa langkah kita pada anak agar mereka lebih nyaman?

Ketidaktahuan dan ketidakmampuan menggunakan media digital dengan baik dan benar, membuat mereka menjadi korban kejahatan media digital. Bahkan banyak juga orang dewasa yang menjadi korbannya. Saat ini, telah terekspos konten pornografi yang muncul tidak dengan sengaja saat anak mengakses media sosial. Orag tua dan guru harus mampu menjadi pemandu buat anak dan peserta didiknya.

Banyak orang saat ini tidak memahami bahkan tidak peduli akan bahaya yang dapat mengancam anak-anak kita. Walaupun kominfo juga telah melaksanakan berbagai webinar literasi digital secara masif di setiap kota dan kabupaten setiap hari di internet. Kominfo melakukan, dan kita bantu supaya makin banyak yang faham betapa penting MELEK Literasi Digital.

Kita terkadang dengan mudah saling berbagi informasi termasuk data yang sifatnya pribadi kepada orang yang baru dikenal. Akibatnya data privasi dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Apalagi bila mereka masih anak-anak. Data privasi kita dengan mudah diperjual belikan oleh mereka yang tdk bertanggung jawab di media digital.

Dari hasil survey Google bersama Trust dan Safety research pada bula Februari 2021, ada 51 % orang tua di Indonesia merasa khawatir tentang keamanan digital anak. Bahkan ada 42 % orangtua mengkhawatirkan 3 hal yaitu keamanan informasi anak, anak-anak menerima konten yang tidak pantas, dan anak-anak menerima perhatian dari orang yang tidak dikenalnya. Kalau tidak waspada, anak kita bisa hancur masa depannya.

Itulah mengapa kita harus membangun tempat yang aman dan nyaman untuk anak-anak kita dalam bermedia digital.

Resiko kejahatan di ruang digital pada anak yang sering terjadi adalah :

  • kecanduan games,
  • cyberbully,
  • pelanggaran privasi,
  • kejahatan seksual dan lain-lain yang bisa kita baca di media sosial.

Orang tua harus peka dengan tingkah laku anaknya yang gemar bermain game di gadget. Jangan sampai, anak mengalami kecanduan yang berdampak terhadap kesehatan psikologisnya.

Memang banyak kendala yang kita jumpai saat ini. Misalnya saat kita bekerja lama diluar sementara anak kita di rumah. Maka kemungkinan anak untuk menggnakan gadjet terlalu lama hingga membuatnya kecanduan bisa saja terjadi. Untuk itu kita seharusnya memberikan jadwal ataupun pembatasan anak dalam menggunakan gadjet. Kita bisa sepakati bersama bagaimana anggota keluarga boleh menggunakan gadjet. Serta masih banyak cara lain agar anak tidak terlalu sering menggunakan gadjetnya.

Semoga sedikit tulisan ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan tentunya setelah membaca tulisan ini kita lebih banyak damping anak kita. inga mereka akan terhindar dari bahayanya gadjet. Salam sehat, salam literasi tetap semangat dan teruslah berkarya.

KMABDay17

Sumarjiyati

Gunungkidul, 26 Juli 2022

Tinggalkan Balasan