Larik-larik Kesepian

Dingin menembus pori-pori Seperti telanjang tak berbaju Padahal kain berlapis membebat diri Angin kesepian sedang berburu Gemetar tangan mulai menulisi Berlarik-larik puisi tentang hujan Namun tak berujung pelangi Wahai jiwa,

Pohon Tua yang Mengharap

Pohon tua termangu tanpa kawan Akar menyembul, tak lagi dengan bumi berdekapan Angin topan akan melahap hingga terjungkal Rebah dan menemui ajal Pohon tua merindu Pada benih yang tumbuh menjadi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.