Sukses l Ketoprak Wargo Budoyo dan Krido Manunggal Gelar Pementasan
Tung widut
Sabtu, 2 Mei 2026, Lapangan Sumber Cangkring, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, menjadi saksi meriahnya pementasan gabungan antara Ketoprak Wargo Budoyo dan Krido Manunggal. Kedua kelompok seni ini membawakan lakon legendaris yang sudah tidak asing bagi masyarakat Jawa, yaitu “Ande-ande Lumut”. Acara ini digelar dalam rangka kegiatan amal yang diinisiasi oleh Pelangi Peduli Kasih Desa Sumber Cangkring. Meskipun sempat mundur dari jadwal yang seharusnya dimulai pukul 19.00 WIB menjadi pukul 21.00 WIB dikarenakan pertunjukan seni Jaranan yang baru selesai pada pukul 18.00 WIB, namun keseluruhan acara berjalan sangat sukses dan lancar hingga akhir.
Pementasan diawali dengan adegan megah yang menampilkan Raja, Permaisuri, beserta para prajurit yang akan melamar Roro Pandaning Kuning ke daerah Dadapan. Cerita berjalan sangat seru dan menarik, dipuncaki dengan adegan peperangan antara dua prajurit yang mumpuni dengan gerakan-gerakan yang atraktif. Selain itu, suasana juga semakin hidup dengan adanya dagelan yang membuat penonton terpingkal-pingkal. Di sela-sela keseruan cerita, acara juga dimeriahkan dengan pembagian undian berhadiah mulai dari mesin cuci, kipas angin, hingga kulkas. Antusiasme masyarakat sangat terlihat jelas, meskipun acara berlangsung hingga larut malam tepatnya pukul 24.00 WIB, penonton tetap setia menyaksikan hingga tamat.
Kegiatan yang sukses ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari para pengunjung. Hal ini terlihat dari keinginan kuat warga untuk mengetahui lebih dalam tentang dunia ketoprak, bahkan mereka tampak tidak sabar dan penasaran melihat langsung ke area tenda rias para pemain. Hal ini membuktikan bahwa meskipun kesenian ini sudah mulai langka, ketertarikan dan kecintaan rakyat terhadap ketoprak ternyata masih sangat besar dan tetap terjaga.











