Di atas bukit batu Angin bertiup sangat kencang Seorang anak kecil datang Ingin terbangkan layang-layang Layang-layang terbang ke angkasa Terbawa angin sore hari Membawa anganku serta Terbang tinggi menuju Selengkapnya
Penulis: wuryanti
KMAA 30* Cinta Rasulullah
Mari kita teladani sang Rasul Nabi akhir zaman Dengan melaksanakan sunah-sunahnya Dengan mengagungkan namanya Cintailah Rasulullah dengan menyebut namanya Lantunkan shalawat sambut kehadirannya Lantunkan shalawat iringi musik terbang Semakin Selengkapnya
KMAA 29* Langit Biru
Bumi tempat aku berpijak Tempat tumbuh pepohonan Tempat hidup berbagai macam satwa Di atasnya terhampar langit biru Langit yang menyimpan sejuta misteri Langit yang menyimpan sejuta pengharapan Langit tempat Selengkapnya
KMAA 28* Pena Hitam
Ke manapun aku pergi Di manapun aku berada Kapanpun saat aku butuhkan Kau selalu ada untukku Kau tulis apa yang aku lihat Kau tulis apa yang aku dengar Kau Selengkapnya
KMAA 27* Anggrek Tanah
Bunga anggrek nan indah Teman-temanmu tumbuh di atas dahan pohon Namun kau berbeda dengan mereka Kau tumbuh di atas tanah Kau adalah anggrek tanah Tebarkan pesonamu di bumi Warna Selengkapnya
KMAA 26* Pelangi
Pagi ini kabut tebal menyelimuti bumi Sinar mentari tak berani menampakkan diri Udara dingin menusuk ulu hati Menemani jiwa yang sepi Hujan gerimis datang menghampiri Kabut tebal sedikit tersibak Selengkapnya
KMAA 25* Selamat Jalan Kakakku
Di saat aku masih membutuhkanmu Untuk selalu berada di sisiku Memberikan sejuta harapan dan impian Membangkitkan semangat tuk terus maju Engkau kini telah meninggalkanku Pergi jauh menghadap Illahi Rabbi Selengkapnya
KMAA 24* Seputih Salju
Di mana engkau saat ini sahabat Pergi tanpa tinggalkan pesan Ke mana aku akan mencarimu Tuk temukan separuh jiwaku Apaka engkau tidak percaya Jiwa ini tidak hidup juga tak Selengkapnya
KMAA 23* Bumi Tidak Sendirian
Di atas bumi terhampar hutan menghijau Di atas bumi terhampar lautan luas Berbagai tanaman tumbuh subur Berbagai jenis ikan tersebar di lautan Namun apa yang bumi rasakan Dia merasa Selengkapnya
KMAA 22* Pegunungan Menoreh
Jalan setapak penuh bebatuan Menuju suatu pegunungan nan tinggi Kaki melangkah tertatih-tatih Tuk kembali ke kampung halaman Gunung dan bukit menjadi saksi Kenangan indah kita berdua Semilir angin terdengar Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
- 16
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.


