Celoteh Anak Melayu Pesisir Pulau

PENDOSA BERMUKA DUA

Waktu terus berputar silih berganti

Menyampul pranan berhiaskan budi

Sambil memberi empati seakan berarti

Mencari,mengejar pasang strategi untuk ditakuti

Akhirnya terus menerus menjadi pengikut sejati

 

Rupa,raga,jiwa terlihat elok gagah pesenoa tampilannya

Halal,haram dibungkus satu menjadi sama benarnya

Rasa malu tiada sedikitpun berbalik bangga

Salah menjadi teramat sempurna

Baik berubah tiada harkatnya

Inilah tujuan sesat menyesatkan pendosa bermuka dua

 

Bukan kerja nyata tanpa maharnya

Sedikit kerja pasti banyak maksutnya

Hulu balang jadi pendekar pelindungnya

Bahkan tertunduk dalam tunjuk jari  dan bahasanya

Keris saktipun kan hilang mantranya

Biarpun kulit,daging,tulang,isi sama sama kebalnya

Disisir habis sampai diakar tiada tonggaknya

Karena kita jadi saudara pemulanya

Bangga pada drajat yang tak sempurna

 

Dibawah masih ada atasnya, diatas masih ada raja besarnya

Timbanganlah penentunya bagi pendosa bermuka dua

Dunia tak benar ukuran jarumnya

Bergoyang goyang sama terhina

Memberi tulang punggung pembelanya

Akhirat tak berdaya

Timbanganya pukul rata tanpa pandang bulu kuasanya

 

 

RZAF1102021

 

 

 

Tinggalkan Balasan