CORONA MENYAPA Hai Corona! (A1) Namamu cantik seperti bentukmu yang unik (b) Andai engkau datang tanpa bahaya (A2) Tentu hidupku tak merana (a) Lihatlah apa yang telah kau perbuat Selengkapnya
Fiksiana
Potret diri
POTRET DIRI Potret diri Cerminan kehidupan manusia Lahir, tumbuh, remaja, dewasa, menua Merangkak, berdiri, bermain, berkarya berguna bagi bangsa Seringlah berkaca Tuk mengetahui keberadaanmu Tuk mengevaluasi perbuatan baik burukmu Agar Selengkapnya
Selamat tinggal penderitaan
SELAMAT TINGGAL PENDERITAAN Selamat tinggal penderitaan Selamat tinggal kisah sedih Aku tak ingin kembali kepadamu Masa lalu yang kelabu Berentetan peristiwa Menguras jiwa raga Air mataku mulai mengering Terbawa Selengkapnya
Senja Tanpa Hujan
Senja Tanpa Hujan Tung Widut Matahari memancarkan sinar sejak pagi Mengucapkan selamat datang bulan desember Ini awal bulan yang dinantikan Keindahan di akhir tahun Bulan dimusim hujan Tampak cerah hari Selengkapnya
Reuni (part 1).
Usiaku tidak muda lagi, sudah kepala tiga tapi setia dengan kejomlowatianku. Haha kata setia sepertinya tidak cocok lebih tepatnya aku tidak ada peminatnya. Waktu berjalan aku selalu berkata dalam hati, Selengkapnya
Awan di Kaki Langit
Awan di Kaki Langit Tung Widut Selamat pagi Awan pagi di ufuk barat menyapa Kepada matahari yang mencerahkan alam Embun telah sirna Langit biru tersenyum gembira Putih abu-abu melaju kencang Selengkapnya
Lamunanku (End)
Untung sabut timbul untung batu tenggelam, aku menghebuskan napas kasar, termenung di tepi ranjang mengingat apa yang baru saja terjadi di ruang tengah. Raut wajah Pak Cik sungguh membuat hatiku Selengkapnya
KEGELISAHAN
KEGELISAHAN (Puisi Haibun) Ponsel berbalut mika berwarna emas selalu dalam genggamanku. Suara tanda pesan whatsApp berbunyi tanpa henti mengganggu ketenanganku. Ingin rasanya aku tak menengoknya, namun ku tak kuasa. Pikiranku Selengkapnya
Kepul Asap
Kepul Asap Tung Widut Asap membumbung Dari sela genting rumah kampung Menuju langit tak terbatas Bersama sunyi pagi Suasana dingin pegunungan Asap meninggi berlatar hijau dedaunan Kelabu terlihat perlahan Selengkapnya
Lamunanku (3)
Alhamdulillah, akhirnya malam ini aku bisa tidur nyenyak, tapi entah besok dan besoknya lagi. aku menarik selimut untuk mengusir rasa dingin yang mulai merambat dengan semakin malam. Jam dinding menujukkan Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 62
- 63
- 64
- 65
- 66
- …
- 383
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








