Melangitkan Doa Atas Sebuah Asa

Terbaru550 Dilihat

Oleh Nuraini Ahwan.
Puisi ini ku tulis setelah kubaca sebuah pengumuman……

Terbayang aneka warna rasa dalam diri
Ketika jemari dan netraku berpadu dalam sebuah warta
Entah itu suka
Entah itu sebait ragu
Atau itu selaksa cita dan angan..

Kata *Penggerak*
Membumi dihati,…merambah segala nadi…menggenapkan olah pikir dan rasa…
Entahlah….

Namun kuasaMu menentukan takdirku, takdirmu dan takdir kita
Rasa pun Engkau yang Empunya duhai Rabb
Duhai diri yang lagi gundah
Dengan hadirnya warta ini

Biarlah ia merdeka dengan semua cita, asa dan angan
Melangit segala doa tuk menggerakkan diri

Bangun keyakinan di atas melangitnya doa kita..
Rupanya jauh….
Rupanya panjang…
Rupanya berat….
Sepertinya akan melelahkan..

Tapi….
Biarlah kata *Penggerak* ada di atas hamparan sajadah panjang….
Dibalut doa-doa ikhlas insan
Yang sigap berdiri di garda terdepan…

Duhai sobat..
Ini bukanlah akhir.
Siapa pun dirimu nanti
Majulah..
Demi generasi Emas bangsa ini….
Lagi-lagi… Selangit doa untukmu…
Duhai pencinta anak negeri

Lombok, 6 Nopember 2021

Tinggalkan Balasan