Celoteh Anak Pesisir Pulau”Rinduku PadanNya Tiada Bertepi

Rinduku PadaNya Tiada Bertepi

Oleh: Raja Zainol Afandi

 

Jam satu malam

Alaram androidku berbunyi

Memberi peringatan pada diri yang mati

Membangunkan diri

Tuk melepas dahaga yang tiada bertepi

 

Malam yang sunyi dalam hening

Kusirami tubuhku dari air suci

Petanda aku cinta mati padaNya

 

Aku terus berdiri kokoh

Sambil mematahkan kepala

Menunduk

Dengan teriakan suara Allahu Akbar

Petanda puja puji jiwa ragaku padaNya

 

Aku takut jika jasadku tak berguna

Aku takut jika jiwaku tak mendekam memikat rindu padaNya

Aku takut jika bibir ku tiada komat kamit menyebut asma kenesaraNya

 

Teriakan malam semakin mendingin

Merinding

Saat jiwaku memikat namaNya

Saat kepalaku jatuh sujud disajadah

Dalam keping keping rebah terpaut

Terpukau padaNya

 

Aku semakin mendekat

Pada teriakan nafas

Melinsir linsir namaNya

Aku takut terlambat dalam debu debu sesat

 

Kini aku telah terikat

Terpikat padaNya

Hanya nama tiada rupa

Terisi teriakan lembut penuh makna

 

Aku tetap pada pandangan pertama

Memanggil namaNya

Jiwa raga ku terus menerus beceloteh padaNya

Dengan bahasa asmaNya

Agar rinduku padaNya tiada bertepi

Sampai detak jiwa ragaku terbujur

 

Sanglar,10 Juli 2022

 

Tinggalkan Balasan