KETIKA PIKIRAN TERBUKA, PELUANG IKUT TERBUKA

Terbaru1 Dilihat

“Hidup tidak memiliki batasan apa pun, kecuali batasan yang di ciptakan diri sendiri.” Maknanya sungguh mendalam.

Manusia kerap kali merasa hidupnya terhalang oleh keadaan. Sempitnya kesempatan, tingkat ekonomi yang terbatas, lingkungan tak mendukung, atau masa lalu yang berantakan.

Kutipan di atas membuka wawasan jauh kedepan. Batas itu pemisah antara dua ruang dalam kehidupan. Batas terbesar sebenarnya bukanlah dari luar, tetapi dari dalam diri sendiri.

Ketika seseorang meyakini bahwa ia tidak mampu, tidak cukup pintar, atau tidak mungkin berhasil, maka  keyakinan inilah menjadi tembok pembatas tak tergoyahkan.

Pepatah mengatakan “banyak jalan ke Roma” Hidup diyakini membuka banyak jalan, tetapi pikiran ragu sering menutup hampir semua kesempatan.

Mengubah cara pandang itu sejatinya kekuatan terbesar manusia. Saat seseorang memutuskan untuk mencoba, berlatih, atau belajar, batasan yang tampak besar perlahan tapi pasti menjadi bisa disingkirkan.

Langkah demi langkah yang konsisten dan keberanian mencoba hal baru dapat menggeser “batas” itu lebih jauh lagi dari yang lalu. Melihat sesuatu bukan hanya apa adanya, tetapi apa yang bisa ada, lalu coba melakukannya.

Ini pengingat “Jika ingin hidup berkembang, maka batasan yang terpasang dalam pikiran perlu dilonggarkan.
Karena ketika pikiran terbuka, kesempatan juga ikut terbuka.
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)

Tinggalkan Balasan