Kalau Enak Beritahu Teman-Teman, Kalau Kurang Puas Beritahu Kami

Kalau Enak Beritahu Teman Teman, Kalau Kurang Puas Beritahu Kami

” Uda coba  dulu rasanya makanan disini, nanti kalau lamak boleh kita pesan untuk acara pengajian”

Jadilah Selasa 21 Juli awak bersama Istri Hj Enida Busri dan Adinda Erlinda Busri  ke Restoran Payakumbuah Masakan Padang. Alamat  Jl. Alternatif Cibubur No.60, Nagrak, Kec. Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16967

Ungkapan yang terpampang di Rumah Makan Payakumbuh Cibubur,

YOSABANALAMAK

Promosi khas rumah makan padang memang dekina . Menggunakan  peribahasa klasik tradisional yang sarat makna. Kalimat sederhana ini mencerminkan kejujuran, kerendahan hati, dan komitmen terhadap pelayanan. Dalam budaya Melayu dan Minangkabau, kepuasan pelanggan adalah kehormatan yang harus dijaga dengan sepenuh hati.

Orang Minangkabau dikenal memiliki jiwa berdagang yang kuat. Prinsip mereka bukan sekadar menjual makanan, tetapi membangun kepercayaan. Pelanggan yang puas akan datang kembali dan mengajak keluarga serta sahabat. Sebaliknya, pelanggan yang kurang puas diberi ruang untuk menyampaikan kritik agar pelayanan dapat terus diperbaiki. Inilah wujud falsafah “adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah” yang menjunjung kejujuran dan amanah.

Kalau enak beritahu teman-teman , kalau kurang puas beritahu kami

Dalam perspektif manajemen, kalimat tersebut merupakan strategi relationship marketing yang sangat efektif. Promosi terbaik bukanlah iklan yang mahal, melainkan rekomendasi pelanggan yang puas (word of mouth). Sedangkan keluhan pelanggan bukan ancaman, melainkan sumber informasi berharga untuk meningkatkan kualitas layanan. Pelanggan yang didengar akan menjadi pelanggan yang setia.

Strategi promosi khas orang Minangkabau selalu mengedepankan cita rasa, keramahan, dan silaturahmi. Mereka percaya bahwa rasa yang nikmat akan berbicara sendiri. Karena itu, kualitas masakan dijaga secara konsisten, pelayanan dilakukan dengan senyum, dan hubungan dengan pelanggan dipelihara layaknya keluarga. Promosi dilakukan melalui pengalaman yang menyenangkan, sehingga pelanggan dengan sukarela menjadi duta bagi rumah makan tersebut.

Di era digital, falsafah ini semakin relevan. Ulasan positif di media sosial, foto makanan yang menggugah selera, serta rekomendasi pelanggan melalui WhatsApp, Facebook, Instagram, dan platform digital lainnya menjadi kekuatan promosi yang sangat besar. Kepercayaan dibangun bukan dengan janji, tetapi dengan pengalaman nyata yang dirasakan pelanggan.

  • Ke Payakumbuh membeli lamang,
  • Singgah pula membeli galamai.
  • Pelanggan senang hati pun tenang,
  • Usaha maju sepanjang damai.

Bagi dunia usaha, peribahasa ini mengajarkan bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari banyaknya penjualan, tetapi juga dari kepuasan pelanggan yang terus terpelihara. Ketika kritik diterima dengan lapang dada dan pujian dibalas dengan rasa syukur, maka usaha akan tumbuh secara berkelanjutan. Pelayanan yang baik adalah investasi jangka panjang.

Mari kita  menghadirkan mutiara hikmah yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.

Kalau enak beritahu teman-teman , kalau kurang puas beritahu kami

Sebagai  contoh bahwa pelayanan yang tulus, keterbukaan menerima kritik, dan promosi dari hati ke hati merupakan resep keberhasilan yang tak lekang oleh waktu.

  • Singgah sebentar di Kota Solok,
  • Membeli rendang bersama gulai.
  • Bila masakan terasa elok,
  • Ajaklah sahabat datang ramai.

Kalau Enak Beritahu Teman – Teman, Kalau Kurang Puas Beritahu Kami

Setelah menikmati sambutan ” Salamaik Datang” kemudian merasakan goyang lidah rendang nan lebut dan tentu Tek Talua nan nikmat maka kami sepakat memesan 100 box kotak masakan padang payakumbuah untuk tanggal 1 Agustus 2026.

” Tarimo Kasiah ”

“Yosabanalamak”

Masakan yang lezat mengenyangkan perut, pelayanan yang tulus mengenyangkan hati.

  • BHP, 21 Juli 2026
  • Thammrin Dahlan

Tinggalkan Balasan